Kita sebenarnya memiliki dua jenis pilihan dalam gula, yakni gula bit dan gula tebu. Mungkin, kita merasa bingung untuk menentukan mana yang harus kita pilih diantara keduanya. Namun, baik gula tebu maupun gula bit bisa sama-sama digunakan sebagai pemanis buatan pada makanan dan minuman sehari-hari. Nah, untuk melihat mana pilihan yang tepat untuk kita, maka cobalah melihat 4 perbedaan antara gula bit dan gula tebu berikut ini!

1. Gula bit memiliki kandungan gula yang sedikit lebih banyak

Meskipun sama-sama memiliki kandungan gula, gula pada gula bit sedikit lebih banyak, yakni 4 gram pada setiap 4 gram gula bit. Sementara itu, setiap 4 gram gula tebu mengandung gula sebanyak 3,9 gram. Namun, kadar karbohidratnya cenderung sama, yakni 4 gram untuk setiap 4 gram gula. Di samping itu, gula bit pun memiliki aroma tanah yang khas, sisa rasa gosong, serta teroksidasi.

2. Gula bit dan gula tebu tidak memiliki perbedaan yang jauh

Pada dasarnya, baik gula bit maupun gula tebu tidak memiliki perbedaan yang jauh loh dari segi kandungan. Soalnya, baik gula bit maupun gula tebu sama-sama memiliki kandungan sukrosa yang sebenarnya tergabung dari glukosa dan fruktosa. Apabila kita mengonsumsinya terlalu banyak, maka kadar gula darah dapat meningkat dan bisa meningkatkan risiko terkena obesitas maupun penyakit kronis lainnya seperti penyakit jantung.

3. Gula bit cocok untuk pembuatan kue

Dikarenakan gula bit alias beet sugar memiliki rasa yang khas, maka jenis gula yang satu ini sangat cocok untuk dijadikan bahan pemanis kue. Sementara itu, gula tebu disarankan untuk penggunaan gula sehari-hari, seperti ketika kita minum teh ataupun menikmati kopi. Namun, apapun pilihan yang kita tentukan, kita harus memastikan bahwa konsumsi gula bit dan gula tebu harus dalam batas wajar.

4. Gula tebu lebih banyak ditemui

Hingga saat ini, gula tebulah yang lebih banyak kita temukan secara mudah pada berbagai kesempatan. Namun, baik gula tebu dan gula bet memang memiliki kandungan nutrisi yang serupa.